Ghozan Vomitus
Assalamualaikum Wr. Wb.
Mungkin kami telah sombong, sehingga kami langsung di tegur oleh Allah.
Astaghfirallah Hal Adzim…..
Mohon Maaf Ya Rabb, Jika kami telah sombong.
Diawali hari Minggu 23 April 2006, saking asyiknya main Ghozan tidak mau makan siang, di lanjutkan sore hari makanpun hanya sedikit saja yang masuk.
Pas main sama ayah, Ghozan terjatuh pada saat berdiri memegang mainan, terleabih dahulu posisi kaki yang terjatuh, kemudian tangannya Ghozan mencoba menahan jatuhnya akan tetapi ngga kuat hingga muka ikut membentur lantai tapai pelan, Maafkan ayah yah Ghozan. ayah pikir ghozan dah kuat jadi ayah agak jauh.
Sempat menagngis sebentar tapi alhamdulillah langsung diem dan ngga terlihat benjol karena memang pelan jatuhnya kepala ke lantai.
Seperti biasa selepas maghrib sekitar jam 19.00bbwi Ghozan minta nenen sambil tiduran, ketika itu Bunda Ghozan teriak Ya Allah……saat itu Ghozan muntah untuk yang pertama kali.
Kami mengira Ghozan hanya tersedak seperti biasa, jadi muntah dan cairan muntahnyapun masih putih alias ASI saja.
Kemudian dilap dan di bersihkan lalu nenen bunda lagi…selang beberapa menit muntah lagi untuk yang ke dua kalinya.
Terus kami coba ambil air putih hangat untuk di suapkan ke Ghozan, tapi Ghozan menolak, lalu kami coba buatkan susu formula hangat-pun menolak, saat itu sudah mulai khawatir kok setiap ditidurkan muntah terus.
Keadaan ngga berubah, bunda coba nenin lagi Ghozan sudah ngga mau lagi, karena tampak ngantuk berat, Ghozan tertidur dan selang beberapa menit muntah lagi untuk yang ke tiga kalinya.
Kami coba berbagai cara Ghozan tetap ngga mau kemasukan apapun……akhirnya muntah lagi dan muntah lagi sampai cairan yang di muntahkan kuning, mungkin karena Ghozan ngga makan dan semua isi perut sudah keluar semua.
Akan tetapi suhu badan kok normal berkisar 36 ~ 37 derajat celcius dan tidak di sertai diare.
Kondisi semakin memburuk, muka kelihatan pucat dan bibir agak membiru sedikit.
Akhirnya jam 22.00 kami memutuskan untuk ke RS. Hermina Bekasi.
Sesampai di UGD, kemudian Ghozan di cek sama dokter jaga yang kebetulan dokter umum.
Menurut penuturan dokter detak jantung dan tensi normal semua, agak panas di bagian perut tapi badan tidak demam hanya berkisar 37 derajat celcius.
Dokter memberikan opsi, lebih baik di observasi di RS, atau kalau mau di bawa pulang harus bisa atau mau minum agar tidak dehidrasi.
Diagnosa sementara dokter adalah vomitus/ muntah-muntah
Kami sempat binggung karena kalau di tinggal di RS jelas harus minum obat dan alhamdulillah Ghozan jarang sekali minum obat kalau tidak karena terpaksa dan itupun obat-obatan biasa bukan antibiotik.
Akhirnya kami memutuskan untuk rawat inap, setelah itu tampaknya dokter jaga menelpon dokter spesialis anak yang kami rujuk.
Dari dokter spesialis disarankan di kasih antibiotik, karena kami belum tahu jelas penyakitnya apa, kami menolak dan akhirnya kami harus tanda tangan 2 kali di surat penolakan antibiotik.
pertama ketika berhadahapan dengan dokter jaga dan ke dua ketika mau mausk kamar rawat inap dengan alasan kalau ada apa-apa tanggung jawab pasien, Alhamdulillah ngga ada apa2.
Akhirnya Ghozan di kasih infus dan di bantu oxygen.
Pas pada saat dimabil darahnya sedihhhhhhhhh..sekali….suster yang kelihatan sudah pengalaman kok ngga bisa menyuntikan jarum suntik untuk mengambil sample darah…..akhirnya pembuluh darah pecah dan harus ganti di tangan sebelah kanan.
Kali ini suster agak muda yang menyuntikan, alhamdulillah berhasil.
Jam 24.00bbwi dengan infus mengangtung di tangan kami bawa Ghozan memasuki kamar rawat inap kelas 2, dengan jumlah orang 3 orang, namun baru diisi 2 orang.
Ghozan tampak lelah sekali……..namun seiring masuknya infus alhamdulillah Ghozan dah muali ngga pucat lagi.
Muntah-muntahpun masih terjadi hingga kami tidak bisa menghitung lagi jumlahnya…ya….Ghozanku sakit dan dehidrasi berat.
Alhamdulillah jam 02.30bbwi, Ghozan dan ngga muntah lagi….hingga sampai pagi hari syukur alhamdulillah Ghozan sudah tidak muntah lagi.
Jam 05.30bbwi ghozan di lap dan di bersihkan suster untuk ganti baju.
Ghozanku dah tersenyum…senyuk penuh kerinduan dan kebahagiaan ayah dan bundanya ada disampingnya.
Sekitar jam 6.30bbwi Ghozan dapat jatah makan pagi, alhamdulillah mau makan meskipun sedikit sekali tapi ASI, formula dan air putih sudah mau masuk lagi……
Sempat ayah keluar pulang ambil perlengkapan lainnya dan sempat beli air kelapa hijau, saya pikir mungkin juga keracunan…sesampainya di RS Ghozan mau minum air kelapa hijau…alhamdulillah.
Hari mulai beranjak siang…Ghozanku tampak sudah sehat dan tidak betah lagi lama-lama di rumah sakit.
DSA datang jam 9.30an memeriksa kondisi Ghozan, berdasarkan data hasil darah tepi Leukosit ghozan tinggi sekali 16500 di atas standar 5000 ~ 10000.
DSA menyarankan antibiotik, akhirnya kami berikan Ghozan antibiotik “kalfoxim 250mg” untuk yang pertama kali.
DSA mengatakan kalau sampai siang ngga ada masalah Ghozan bisa pulang…
Alhamdulillah……..
Sambil terus menunggu dan perkembangan Ghozanpun alhamdulillah terus menunjukan peningkatan.
Kemudian ganti suster lagi dan suster yang baru ini menyarankan untuk di kasih sanmol padahl suhu tubuh cuma 36.7 derajat celcius.
Saat itu saya sampaikan baik-baik bahwa anak di katakan demam ke tuka suhu tubuh berkisar antara 38 ~ 40 derajat celcius, tapi sang suster memberikan statment bahwa standard di RS adalah mulai dari 36 derajat celcius…so..kami tetap menolak.
Menjelang kepulangan Ghozan di minta untuk di suntikan kembali antibiotik dengan alasan saran dari DSA, saya sempat ragu dan tidak mau, akhir setelah diskusi dengan bunda Ghozan, ok kami terima “kalfoxim 250mg” untuk yang ke dua tepat di berkan jam 18.00bbwi menjelang kepulangan.
Tampaknya ke judesan suster ini sudah mulai reda ketika kami mau menerima antibiotik.
Yah kami sadar dan sangat-sangat sadar siapa dia dan kami.
Akhirnya selepas sholat maghrib kami mengurus administrasi kepulangan selama 2 jam dan sekitar jam 20.00bbwi kami baru bisa meninggalkan RS.
Syukur alhamdulillah.
Semoga kami dapat mengambil hikmah dari pelajaran ini semua.
Dan Ghozan ceria seperti semula….
Alhamdulillah ..
Syukron….
Wassalam,
ayahghozan
album photo Ghozan yg terbaru setelah sakit sudah di upload tuh…








