Lilypie 5th Birthday PicLilypie 5th Birthday Ticker

Refleksi Awal Tahun 2007

February 2, 2007

Assalamualaikum…

Ada sebuah tulisan bagus dari milis mediacare yang di tulis oleh Pak Danny.

Pak Danny…Kalau Bapak membaca ini mohon maaf, karena tulisan sampeyan saya comot kesini…semata-mata sudah mewakili perasaan hatiku saat ini.

Kalau sengaja saya tuliskan, tidak bisa sebagus dan serapi ini.

Sekali lagi mohon maaf ya Pak Danny.

BANJIR.

Semoga kita dijauhkan oleh-Nya, dari bencana yg lebih besar.
Semoga rekan2 terhindar dari musibah.

Tidak putus Indonesia di dera musibah.
masyarakat dan Pejabat Indonesia pun ber-ujar.
Ini gangguan alam.
Tapi makin lama makin komplit, Negara ini didera musibah, spt :
1. Korupsi
2. Kemiskinan
3. Biaya pendidikan yang semakin mencekik
4. Gizi buruk
5. Flu Burung yg menjadi musibah nasional.
6. Demam Berdarah
7. Malaria dan Aids.
8. Banjir, Angin Puting Beliung, Gempa Tektonik, gempa Vulkanik.
9. Kecelakaan di darat, laut dan udara.
10. Mallpraktek
11.Dll…Dst….Dsb….

Mengenai banjir di Indonesia.
Di koran Suara Pembaruan hari Kamis, 1 feb 2007. tercatat :
1. Ada 16 propinsi (termasuk DKI Jakarta) yg terlanda banjir. Ini
peningkatan dari tahun2 sebelumnya.
2. Tahun 1970-an di Jakarta curah hujan tercatat 300 mm/hari tapi tidak
banjir. Saat ini baru turun selama 3 jam, maka banjir sudah terjadi. 1 hari,
musibah deh.
ha ha ha.

3. Tentu saja, rekan2 sudah melihat dari media, wilayah di DKI Jakarta yg
terlanda banjir makin luas bukan.

Kesimpulannya,…Kenapa makin parah ?.
Alam tetap dgn kondisi2 yg tetap seperti itu. Tapi kenapa efek gangguan alam
buat kita makin parah.
Apakah ini salah Alam yg berarti salahnya Allah SWT,
atau salah kita, manusia yg gemar merusak dan mengeksploitasi alam.

Di tengah “musim banjir” ini, ALLAH SWT MENUNJUKKAN KEKUASAANNYA.
DI BEBERAPA WADUK DI INDONESIA (Spt. Waduk Sempor di Kebumen).
DIA JARANG ATAU TIDAK MENURUNKAN HUJAN.
BAHKAN WADUK2 ITU TER-ANCAM KEKERINGAN, KARENA TERJADI PENURUNAN VOLUME AIR
DI WADUK.
PEJABAT PU DAN WARGA DI SEKITAR WADUK, MEMINTA HUJAN TURUN. HA HA HA.
RESIKONYA BILA TIDAK TURUN HUJAN ADALAH :
1. Saat ini, sawah disekitar waduk sudah kebanjiran shg gagal panen.
2. Musim Kemarau akan tiba di bulan Maret. Dan bahaya kekeringan akan
mengintip. Karena Irigasi tidak berjalan, Karena air di Waduk tidak ada,
akan mengintip.
TOH KITA SUDH BIASA MENG-IMPOR BERAS BUKAN.
DAN INDONESIA BUKAN LAGI NEGARA AGRARIS BUKAN.

Mengenai banjir di Jakarta.
1. Air tidak bisa merembes, Karena tempat air merembes sudah hilang.
2. Air tidak bisa mengalir ke laut, karena sungai dan selokan dalam kondisi
tidak baik.
3. Karena air di bawah tanah makin gencar diserap, maka tanah di DKI Jakarta
mengalami penurunan. Akibatnya air laut makin lama makin lebih tinggi deh.
Lalu bgm air mau mengalir ke laut. ha ha ha.

Mengenai banjir didaerah,….salah satu sebabnya adalah,
1. Siapa suruh Ilegal Logging di teruskan dgn serakus-rakusnya. Jadi gundul
deh tu bukit.

Hilangkan daerah rembesan air dan tebang terus tanpa ada reboisasi, saat
ini.
bencana tidak akan datang besoknya.
tapi bagaimana dgn 5 thn kedepan.

REKAN2 INI ADALAH PR KITA SEMUA.
INDONESIA DAN JAKARTA 5, 10, 15 DAN TAHUN2 MENDATANG
ADALAH TANGGUNG JAWAB KITA.
HANYA SATU NEGARA YG KITA PUNYAI UNTUK HIDUP BERSAMA.
BAGAIMANA KONDISI NEGARA KITA DI MASA DEPAN,
ADALAH PR KITA BERSAMA.

Secara individu kita bisa survive.
tapi bagaimana bila terjadi kondisi yg tdk bisa diantisipasi sebelumnya.
untung “CUMA” bencana banjir.
sehingga walaupun rumah kita aman,
tapi akses jalan tertutup, was-was thd nasib rekan dan kerabat.
atau kita terpaksa ter-isolasi di rumah.
lalu apakah kita bisa berkata “itu bukan urusan saya”.
Bagaimana bila terjadi tidak hanya banjir, tapi “BENCANA POLITIK”.
ITU LEBIH KEJAM REKAN. Karena bisa meng-akibatkan pertumpahan darah.

UNTUK SAAT INI, KITA HARUS “SALING TOLONG MENOLONG”.
PMI KEKURANGAN STOK DARAH UNTUK KORBAN DEMAM BERDARAH.
KORBAN BANJIR DI PENGUNGSIAN MEMERLUKAN BANTUAN SANDANG DAN PANGAN.
BANGSA DAN NEGARA INI, MEMERLUKAN PERHATIAN DAN KEPEDULIAN KITA, MULAI SAAT
INI.
SEMOGA BERBAGAI MUSIBAH YG MENDERA,
SEMAKIN MEMPERKUAT RASA KEBANGSAAN DAN PERSAUDARAAN KITA.
“HAND IN HAND TOGETHER”.

salam,
Danny

Komentar saya Pak :

Apakah ini menjadi yg terakhir..???

Kalau kemudian ngga sadar…ngga ngerti…atau pura-pura ngga ngerti…???

Kira-kira yang pantas diterima apalagi yah …????

Semoga bisa menjadi renungan kita bersama.

Wallahualam

Wassalamualaikum,
wong ndeso nyasar nggon kota.