Lilypie 5th Birthday PicLilypie 5th Birthday Ticker

Makna 62tahun Kemerdekaan RI

August 15, 2007

Assalamualaikum

Alhamdulillah saya masih diberikan kesempatan menghirup udara segar

yang sudah mulai tercemar ini di hiruk pikuknya aktivitas manusia yang

terkadang terlena dengan waktu.

Barangkali 10tahun yang lalu ketika masih didusun….alangkah gegap

gempitanya setiap menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia disertai dengan budaya kerig/gotong royong membersihkan got/selokan, membuat gapura dll.

Saya masih ingat sekitar 30tahun yang lalu…ketika masih duduk di

bangku TK…dengan memakai baju seragam tentara tampak gagah dan penuh

percaya diri…maju kedepan dan membaca puisi, seakan Saya telah

menjadi pahlawan sungguhan.

Dengan berbekal senapan dari pelepah pisang dan kain sarung….pekik

merdeka..membahana mengelilingi kampung halaman.

Namun tahun berganti tahun seiring berkembangnya negeri tercinta ini

sementara berkurangnya jatah menghirup udara di sambikala ini tidak

pernah terlihat dalam pandangan mata dan hatinuraniku pemaknaan

kemerdekaan di negeri ini dari tahun ke tahun….sepertinya hati ini

kelu dan membisu melihat fenomena ini.

Pengangguran yang semakin tinggi, kesehatan yang terpuruk, Biaya pendidikan

yang membumbung tinggi…..kesenjangan sosial ekonomi yang sangat

pincang…Sementara angka kemiskinan dari tahun ketahun semakin

meningkat, tahun 2004 ada sekitar 27juta KK yang menyerap 27triliun

APBN, sekarang tahun 2007 bukannya menurun malah meningkat menjadi

34juta KK dengan menyerap dana 35triliun

APBN(Antara) dilain sisi Korupsi makin merajalela

dan tak terbendung lagi..bahkan Otonomi daerah sudah begitu gamlang

memunculkan raja-raja kecil, bahkan lembaga yang dipercaya mewakili rakyatpun terkontaminasi juga.

Kepada siapa aku harus mengadu?

Masih di berita yang sama :

Bahkan, kata dia, mulai tahun 2008 melalui Panitia Anggaran DPR telah menyetujui seluruh desa dan kelurahan di Indonesia akan memperoleh bantuan subsidi sekitar Rp250 juta setiap tahun untuk masing-masing desa/kelurahan.

Saya sungguh sangat prihatin jika selama ini masyarakat hanya selalu disuapain terus menerus tanpa dibimbing untuk kreatif…inovatif dan berwawasan mandiri.

Profesor dan Doktor semakin hari semakin meningkat jumlahnya…belum lagi

juara-juara olimpiade di bidang science….

Namun saya tidak pernah bisa melihat relevansinya terhadap membaiknya indeks pasar

modal, membaiknya angka pertumbuhan, membaiknya nilai tukar rupiah, menurunnya laju inflasi dan segala macam tetek bengek indikator ekonomi lainnya, sementara fakta menaiknya angka depresi dan bunuh diri, merebaknya kerusuhan antara para pedagang kaki lima atau pekerja seks komersil serta dampak PHK yang sangat luar biasa,
meningkatnya perdagangan dan pemakaian narkoba, meningkatnya kekerasan dalam rumah tangga dan tetek bengek indikator sosial lainnya.

Apa yang salah dengan negeri ini…???

Apa makna 62 tahun kemerdekaan ini…???

62tahun waktu yang tidak sedikit untuk belajar memaknai kemerdekaan ini.

Apakah ini negeri Republik Mimpi…???

Apa yang kau lihat dan kau saksikan….???

Apa yang bisa kuperbuat…???

Sementara anak-anakku mulai terlahir dengan beban berat memikul hutang

dan rusaknya lingkungan hidup ini, belum lagi berbagai macam bencana yang tak kunjung sirna sebagai ulah tangan-tangan yang serakah.

Apa yang engkau wariskan?

Duhai pahlawan bangsaku…..?

Seandainya engkau melihat semua ini……pasti air matamu bisa

mengalirkan air keribuan hektar tanaman padi yang kekeringan dan mampu

menanggulangi kebakaran hutan dari keangkara murkaan manusia.

Seandainya engkau menyaksikan negeri ini…..duhai pahlawan bangsaku…….

Ya Rabb….

Tidakah cukup dewasa kami memaknai 62tahun ini….

Jadikanlah Kami jiwa-jiwa yang senantiasa istiqomah.

Maafkan Kami ya Rabb jika belum mampu mensyukuri atas segala nikmat dan karunia-Mu.

Maafkan Kami ya Rabb jika belum mampu memberikan manfaat untuk negeri
ini.

Jadikanlah anak-anak Kami yang Engkau amanahkan kepada Kami menjadi

Pemimpin yang adil dan jujur yang beretika dan bermartabat yang
mempunyai hati dan nurani.

Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Sekali Merdeka Tetap Merdeka.

Wassalamualaikum