Assalamualaikum wr wb
Pasti sampeyan semua pernah mendendar cerita tentang bagiamana kehidupan semut.
Yah sudah dari kecil Kita selalu disuguhi cerita-cerita tentang kepahlawanan…kekelurgaan..kedamaian dari kehidupan binatang.
Apakah anak-anak sekarang pernah mendengar cerita seperti itu disekolahnya, atau malah sebaliknya justru superman,batman,doraemon, tom and jerry….dll yg hafal diluar kepala.
Sungguh sangat banyak sekali itibar/pelajaran yang dapat kita petik dari kehidupan binatang seperti semut, lebah, burung dara, ayam, kucing, buaya, berang-berang, rayap, pinguin dan masih banyak lagi.
Berikut ada satu tulisan yang cukup apik cerita tentang kehidupan pinguin.
Kebetulan saya punya VCDnya berjudul Indahnya Kasih Sayang, diantaranya film tentang pinguin ini.
Dan Ghozan sangat suka dengan film ini.
Barangkali salah satunya inilah yang menginspirasi Linus Torvald mengambil simbol pinguin untuk kernel linuxnya.
Semoga kita semua dapat memetik pelajaran dari cerita ini.
Wassalamualaikum wr wb
Penguin Rela Puasa Berbulan-Bulan, Demi Anak
PENGUIN bisa jadi adalah salah satu binatang yang paling penh pengorbanan. Maksudnya, penguin sangat perhatian kepada anak-anaknya, bahkan rela mengorbankan nyawanya. Dramatis ya.
Penguin hidup di daerah kutub yang suhunya sangat dingin, dapat mencapai minus 40 derajat Celcius. Mengapa penguin dapat hidup di daerah kutub? Setelah diteliti, ternyata penguin mempunyai tubuh yang diselimuti lapisan lemak tebal dan mempunyai sistem pencernaan yang mampu memproses makanan dengan cepat. Dengan begitu, suhu tubuhnya dapat mencapai 40 derajat Celcius sehingga udara dingin di sekitarnya tidak berpengaruh.
Penguin sangat perhatian kepada anak. Penguin mengerami telurnya selama musim dingin. Penguin betina hanya bertelur satu butir. Telur itu kemudian dierami oleh penguin jantan. Sedangkan, penguin betina kembali ke laut dan tidak kembali selama empat bulan.
Selama mengerami, penguin jantan harus menghadapi badai kutub dan tidak makan. Sebab, sumber makanan sangat jauh, akibat makin luasnya gletser pada musim dingin. Sementara itu, penguin jantan tidak dapat begitu saja meninggalkan telur itu hanya sekadar untuk mencari makan.
Saking sayangnya pada calon anaknya itu, penguin jantan rela kehilangan setengah berat badannya karena tidak makan demi kelahiran anaknya. Sebuah pengorbanan yang sangat besar dari seorang ayah penguin.
Setelah empat bulan, barulah telur itu mulai menetas. Pada saat telur menetas, penguin betina tiba-tiba muncul, dan akan menghampiri anaknya. Waktu empat bulan selama pergi, dimanfaatkan penguin betina untuk mengumpulkan makanan. Kemudian, tugas pun beralih. Sekarang, giliran penguin betina mengurus anaknya.
Saat musim semi tiba, gletser mulai mencair. Lubang-lubang mulai bermunculan di tengah bongkahan es sehingga ada jalan menuju laut. Pasangan induk penguin ini pun mulai berburu mencari makanan.
Memberi makan si bayi adalah tugas yang berat. Kadang-kadang pasangan induk penguin tidak makan dalam waktu lama demi memberi makan sang anak. Saat udara sangat dingin, induk penguin menjaga anaknya dengan meletakkannya di atas kaki mereka, dan menghangatkannya dengan perut mereka.
Mengapa penguin bertelur pada musim dingin dan bukan musim panas? Salah satu alasannya adalah jika bertelur pada musim panas, perkembangan anaknya akan berlangsung pada musim dingin. Pada saat itu laut membeku sehingga semakin sulit mencari makanan. [PeeR/jo/foto: istimewa]
sumber: rileks.com