Lilypie 5th Birthday PicLilypie 5th Birthday Ticker

Indonesia Surga bagi Industri Rokok

November 7, 2007

JAKARTA, KOMPAS - Indonesia menjadi surga bagi industri rokok dalam
memasarkan produknya. Pasalnya, Indonesia tidak memiliki perangkat
hukum yang efektif dalam membatasi gerak industri rokok.

Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Widyastuti Soerojo
mengatakan hal itu dalam lokakarya “Understanding Tobacco Industry
Through Their Own Top Secret Documents” di Jakarta, Selasa (6/11).

Widyastuti mengatakan, tidak adanya peraturan yang jelas menjadikan
Indonesia sebagai surga dalam penjualan produk rokok.

“Industri rokok bisa dengan bebas berpromosi dan mengiklankan rokok
kepada masyarakat, terutama remaja, tujuannya untuk menggantikan
427.948 pelanggan setianya yang meninggal setiap tahunnya,” ujar
anggota staf Komisi Perlindungan Anak, Dina Kania.

Dalam survei yang dilakukan Badan Pengawasan Obat dan Makanan, pada
tahun 2006 terdapat 9.230 iklan rokok di televisi. Padahal, dalam
peraturan pemerintah, tayangan iklan itu hanya diperbolehkan
berlangsung pada pukul 21.30 hingga 05.00.

“Kenyataannya, iklan rokok sekarang tidak mematuhi peraturan karena
tidak ada sanksinya. Hanya Indonesia dan Kamboja yang tidak memiliki
larangan merokok. Ironisnya, rokok justru dibagikan gratis hampir di
setiap acara,” ujar Dina.

Berdasarkan Global Youth Tobacco Survey tahun 2006, perokok pada usia
13-15 tahun mencapai 24,5 persen anak laki-laki dan 2,3 persen anak
perempuan. Sementara 30,9 persen anak mencoba merokok di bawah usia 10
tahun.

Widyastuti mengatakan, tarif cukai mestinya dinaikkan sehingga
masyarakat yang mampu membeli rokok jumlahnya terbatas sehingga jumlah
konsumen rokok bisa ditekan. (A15)

Sumber : Kompas

Belajar dari Binatang

Assalamualaikum wr wb

Pasti sampeyan semua pernah mendendar cerita tentang bagiamana kehidupan semut.

Yah sudah dari kecil Kita selalu disuguhi cerita-cerita tentang kepahlawanan…kekelurgaan..kedamaian dari kehidupan binatang.

Apakah anak-anak sekarang pernah mendengar cerita seperti itu disekolahnya, atau malah sebaliknya justru superman,batman,doraemon, tom and jerry….dll yg hafal diluar kepala.

Sungguh sangat banyak sekali itibar/pelajaran yang dapat kita petik dari kehidupan binatang seperti semut, lebah, burung dara, ayam, kucing, buaya, berang-berang, rayap, pinguin dan masih banyak lagi.

Berikut ada satu tulisan yang cukup apik cerita tentang kehidupan pinguin.

Kebetulan saya punya VCDnya berjudul Indahnya Kasih Sayang, diantaranya film tentang pinguin ini.

Dan Ghozan sangat suka dengan film ini.

Barangkali salah satunya inilah yang menginspirasi Linus Torvald mengambil simbol pinguin untuk kernel linuxnya.

Semoga kita semua dapat memetik pelajaran dari cerita ini.

Wassalamualaikum wr wb

Penguin Rela Puasa Berbulan-Bulan, Demi Anak

PENGUIN bisa jadi adalah salah satu binatang yang paling penh pengorbanan. Maksudnya, penguin sangat perhatian kepada anak-anaknya, bahkan rela mengorbankan nyawanya. Dramatis ya.

Penguin hidup di daerah kutub yang suhunya sangat dingin, dapat mencapai minus 40 derajat Celcius. Mengapa penguin dapat hidup di daerah kutub? Setelah diteliti, ternyata penguin mempunyai tubuh yang diselimuti lapisan lemak tebal dan mempunyai sistem pencernaan yang mampu memproses makanan dengan cepat. Dengan begitu, suhu tubuhnya dapat mencapai 40 derajat Celcius sehingga udara dingin di sekitarnya tidak berpengaruh.

Penguin sangat perhatian kepada anak. Penguin mengerami telurnya selama musim dingin. Penguin betina hanya bertelur satu butir. Telur itu kemudian dierami oleh penguin jantan. Sedangkan, penguin betina kembali ke laut dan tidak kembali selama empat bulan.

Selama mengerami, penguin jantan harus menghadapi badai kutub dan tidak makan. Sebab, sumber makanan sangat jauh, akibat makin luasnya gletser pada musim dingin. Sementara itu, penguin jantan tidak dapat begitu saja meninggalkan telur itu hanya sekadar untuk mencari makan.

Saking sayangnya pada calon anaknya itu, penguin jantan rela kehilangan setengah berat badannya karena tidak makan demi kelahiran anaknya. Sebuah pengorbanan yang sangat besar dari seorang ayah penguin.

Setelah empat bulan, barulah telur itu mulai menetas. Pada saat telur menetas, penguin betina tiba-tiba muncul, dan akan menghampiri anaknya. Waktu empat bulan selama pergi, dimanfaatkan penguin betina untuk mengumpulkan makanan. Kemudian, tugas pun beralih. Sekarang, giliran penguin betina mengurus anaknya.

Saat musim semi tiba, gletser mulai mencair. Lubang-lubang mulai bermunculan di tengah bongkahan es sehingga ada jalan menuju laut. Pasangan induk penguin ini pun mulai berburu mencari makanan.

Memberi makan si bayi adalah tugas yang berat. Kadang-kadang pasangan induk penguin tidak makan dalam waktu lama demi memberi makan sang anak. Saat udara sangat dingin, induk penguin menjaga anaknya dengan meletakkannya di atas kaki mereka, dan menghangatkannya dengan perut mereka.

Mengapa penguin bertelur pada musim dingin dan bukan musim panas? Salah satu alasannya adalah jika bertelur pada musim panas, perkembangan anaknya akan berlangsung pada musim dingin. Pada saat itu laut membeku sehingga semakin sulit mencari makanan. [PeeR/jo/foto: istimewa]

sumber: rileks.com