Assalamualaikum…
Alhamdulillah sampai detik ini masih dikarunia umur dan kesempatan buat menulis.
Dari awal sudah berdoa agar dalam mendengarkan khotbah Jum’at agar jangan sampai sampai tertidur, karena terkadang kebiasaan jelek itu hadir ketika khotib masuk mimbar dan berwasiat.
Meskipun hanya selepas…rasanya tentu kurang afdol.
Dan alhamdulillah tadi mengikuti wasiat khotib sampai selesai.
Ada suatu kisah yang disampaikan sang khotib yang sangaaaat menyentuh qalbuku.
Kisah tentang seoarang tukang cukur dan pelanggannya.
Alkisah…datanglah seoarang pelanggan ke tukang cukur untuk mencukur rambutnya agar tampak lebih bersih dan rapi.
Dalam proses pencukurannya terjadilah dialog antara pelanggan dan tukang cukur.
Tukang Cukur : Pak, rasanya kok di dunia ini tidak ada Tuhan yah.
Pelanggan : Kok bisa…!!!
Tukang Cukur : Coba Bapak lihat…betapa banyaknya orang miskin bertebaran
dimana-mana.
Lantas dimana Tuhan yang dikatakan Maha Adil itu.
Tampak terdiam si pelanggan ini.
Tak satupun kata-katanya meluncur dari raut wajahnya yang bersih dan teduh.
Keningnya tampak berkerut…menandakan sedang berpikir secara serius.
namun sampai proses pencukuran selesai…tak sataupun jawaban keluar darinya.
Sampai suatu ketika….
Begitu pelanggan itu keluar ruangan cukur berukuran 1 x 2meter, ketika baru satu langkah meninggalkan pintu ruang cukur….tampak tak jauh darinya…hanya berjarak kira-kira 5meter…tampak seorang paruh baya…yang berjalan tak tentu arah dengan pikiran yang kosong….baju yang kumal dan robek-robek..serta rambut yang panjang dan tak beraturan.
Sebelum melangkahkan kakinya lagi……si pelanggan kemudian segera berbalik arah masuk lagi ke ruang cukur tersebut.
Kemudian terjadilah dialog lagi :
Pelanggan : Pak, coba Bapak perhatikan laki-laki diujung sana…sambil tangan kanannya
menunjuk arah luar kearah laki-laki setengah baya yang dilihatnya.
Tukang Cukur : Ya pak, kenapa? apakah ada sesuatu yang aneh dengan orang itu?
Dari bibirnya keluar kata-kata yang cukup mengagetkan si tukang cukur.
Pelanggan : Apa didunia ini tidak ada tukang cukur yah…????
Tampak raut muka si tukang cukur yang terdiam dan tatapannya sedikit kosong, sambil dari bibirnya berucap.
Tukang Cukur : Ada Pak, saya inikan tukang cukur
Si tukang cukur menatap wajah pelanggannya dalam-dalam.
Dengan tenangnya kemudain si pelanggan menjawab.
Pelanggan : Itulah Pak jawaban atas pertanyaan Bapak tadi yang dibilang didunia ini tidak
ada Tuhan.
Si Tukang Cukur tampak terdiam…keningnya tampak mengkerut pertanda sedang berpikir keras.
Kemudian dijawabnya pertanyaan si pelanggan.
Tukang Cukur : Salahnya dia Pak. sambil tangannya menunjuk keluar kearah laki-laki
separuh baya diluar sana. Kenapa tidak kesini saja…..kalau bilang kan bisa
saya bantu cukur rambutnya.
Pelanggan : Itulah Tuhan Pak.
Ya itulah Allah.
Kenapa masih begitu banyak orang miskin di dunia ini.
Bukan berarti Allah tidak adil.
Adalah karena hamba-Nya sendiri yang tidak mau atau tidak berusaha untuk mendekat.
Seperti dalam Surah Al - Baqarah : 186

[186] Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
Akhirnya lega rsanya hati si tukang cukur, karena pertanyaannya sudah terjawab.
Pelangganpun bergegas meninggalkan tukang cukur dengan hati yang tenang dan gembira.
Semoga Kita semua dapat mengambil iktibar dari cerita tersebut.
Wassalam